Rumah Adat Batak Berdiri Megah di Jerman

Tak hanya ada di Indonesia, rumah adat Batak pun eksis di Werpeloh, Jerman. Jika di Indonesia rumah adat ini biasa disebut dengan istilah Rumah Bolon, di Jerman rumah ini disebut Batakhaus. Batakhaus sendiri telah berdiri sejak tahun 1978 atas inisiatif pastor Matthaus.
Sama seperti dengan Rumah Bolon di Indonesia, Batakhaus juga memilik bentuk persegi empat dan seperti rumah panggung. Ya, bagian depan rumah - tepat terletak di tengah-tengah badan rumah terdapat tangga yang menjadi akses untuk masuk ke dalam rumah.

Lalu, rumah adat Batak di Jerman ini juga ditopang oleh tiang-tiang penyangga. Uniknya, atap rumah berbentuk pelana kuda. Ornamen pada rumah pun merujuk ornamen yang sering digunakan oleh etnis Batak Toba.



Rumah dibagi menjadi 3 zona, yaitu atas, tengah, dan bawah. Bagian atas untuk roh leluhur, bagian tengah untuk keluarga, dan bagian bawah untuk hewan peliharaan. Material yang digunakan untuk membangun Batakhaus berasal dari bahan setempat seperti batu Hümmlinger, dinding dari kayu ek, dan ilalang untuk atap.

Walaupun begitu, Batakhaus ini pun sama dengan “nenek moyang”-nya di Indonesia. Rumah yang satu ini memang bukan untuk rumah tinggal. Sekarang, rumah adat Batak ini dijadikan sebagai museum dan objek wisata setempat.
Orang Batak pun harus bangga , karena yang terkenal di luarnegeri tidak hanya Bali, tapi budaya Batak pun ternyata sangat menarik perhatian bangsa-bangsa lain di dunia. Otomatis Indonesia pun ikut terkenal dan berbangga hati ketika melihat budayanya go internasional . Tapi, hal ini jangan menjadikan kita lengah! Sebagai anak bangsa, sudah sepatutnya kita menjaga “permata” dari Indonesia.

source:

READ MORE»

Obat Ejakulasi Dini dengan Bawang Putih

obat ejakulasi dini
Obat ejakulasi dini dengan bawang putih, Bawang putih adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi dari tanaman bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia. Bawang mentah penuh dengan senyawa-
senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir atau angur. http://id.wikipedia.org/wiki/Bawang_putih. 
Bukkan saja sebagai bumbu masak, bawang putih juga ampuh mengobati ejakulasi dini dan impoten. Pada postingan kali ini kami memberikan resep Obat ejakulasi dini dengan bawang putih. Inilah resepnya:

Bahan-bahannya:
  1. Bawang Putih
  2. Air minum setengah gelas
  3. Teluar ayam kampung
  4. Bawang merah
Cara pembuatannya:
  1. Bawang merah dan bawang putih ditumbuk hingga halus, 
  2. kemudian dicampurkan dengan kuning telur dan air. 
  3. Panaskan ramuan diatas api hingga mendidih betul, 
  4. lalu angkat dan dinginkan.
Setelah sore ramuan ini diminum sebelum makan. Insyaallah sewaktu berjima' tidak akan cepat keluar sebelum istri terpuaskan, Obat ejakulasi dini dengan bawang putih ini hanya baik digunakan untuk yang sudah menikah.


sumber
READ MORE»

7 Orang Misterius di Indonesia

Sejarah mencatat, paling tidak ada 7 orang misterius di Indonesia yang sebenarnya layak di ketahui keberadaan serta perannya apabila orang-orang tersebut benar-benar ada. Tetapi sayangnya, mereka tetaplah misterius dan tentang keberadaannya sulit diketahui dengan pasti, bahkan beberapa di antaranya, makamnya sulit d temukan.


1. Supriyadi (PETA)

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan satu ini. Supriyadi adalah pahlawan nasional, pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air ( PETA ) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. 

Ia ditunjuk sebagai menteri keamanan rakyat pada kabinet pertama Indonesia, namun tidak pernah muncul untuk menempati jabatan tersebut.



Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara bentukan Jepang yang beranggotakan orang-orang Indonesia. Karena kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepang terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah. 

Ia lantas memberontak bersama sejumlah rekannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak sukses. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan bentukan Jepang lainnya, yang disebut Heiho.

Kabar yang berkembang kemudian, Supriyadi tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh karena itu, meski telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah, keberadaan Supriyadi tetap misterius hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang.

Namun yang membuat sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversial adalah sebuah acara pembahasan buku 'Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno', yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang.


Andaryoko

Dalam acara itu, seorang pria sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan kini berusia 88 tahun.

Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut.


2. Tan Malaka

Salah satu sosok pahlawan nasional kita yang terlupakan. Mungkin salah satu (atau satu-satunya) sosok pahlawan yang memiliki kisah petualangan dari negara ke negara lain dan menjadi sosok yang paling dicari oleh Belanda dan banyak negara lain.



Selain itu, pada masa revolusi kemerdekaan keberadaannya selalu dicari oleh para pejuang pada saat itu ( termasuk oleh Bung Karno ) karena hobinya melakukan penyamaran untuk menghindari mata-mata musuh, sehingga sosoknya selalu misterius dan tidak banyak yang mengenal dengan pasti seperti apa sosok yang bernama asli Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka itu.

Namun sayangnya keberadaan dari tokoh aliran kiri ini hilang secara misterius dalam pergolakan revolusi kemerdekaan itu. Konon kabarnya Tan Malaka dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya di daerah Kediri, Jawa Timur. Hingga kini makamnya tidak pernah bisa ditemukan.


3. Gunadarma (Borobudur)

Borobudur dan Gunadarma adalah dua nama yang tidak bisa terpisahkan. Dalam sejumlah literatur, Candi Borobudur diarsiteki oleh sekelompok kaum atau sekelompok Brahmana yang meletakkan dasar pada sebuah tempat pemujaannya dan kemudian entah beberapa waktu kemudian (kemungkinan bisa puluhan, ratusan atau malah ribuan) dibuatkan sebuah proyek mega raksasa, pemberian sebuah 'kulit' yang katanya dikepalai oleh seorang arsitek bernama Gunadarma.



Sedangkang siapa sebenarnya sekelompok kaum Brahmana yang terdahulu tidak diketemukan catatan resmi tentang mereka, kemudian cerita tentang kepala penanggung jawab mega proyek pembuatan 'kulit' situs tersebut yaitu Gunadarma juga tidak ada sebuah keterangan resmi mengenainya, bisa jadi kata Gunadarma adalah sebuah kata simbol dan bukan merupakan nama seseorang.

Kalau memang benar Gunadarma yang mengarsiteki pembangunan Candi Borobudur, maka perlu kita acungi jempol bagaimana Gunadarma melakukan perencanaan yang tepat dengan kondisi teknologi yang pada saat itu belum begitu canggih. Namun sampai saat ini nama Gunadarma dan Borobudur itu sendiri masih menjadi misteri yang belum bisa diungkapkan dengan tuntas.


4. Ki Panji Kusmin

Suatu ketika majalah Sastra, dengan cetakan tahun VI No. 48, Agustus 1968, memuat sebuah cerpen yang berjudul Langit Makin Mendung yang dikarang oleh Ki Panji Kusmin (diduga ini nama samaran). Cerpen ini bercerita tentang Nabi Muhammad yang memohon izin kepada Tuhan untuk menjenguk umatnya.



Disertai Malaikat Jibril, dengan menumpang Bouraq, Nabi mengunjungi Bumi. Namun Bouroq bertabrakan dengan satelit Sputnik sehingga Nabi serta Malaikat Jibril terlempar dan mendarat di atas Jakarta. 

Di situ Nabi menyaksikan betapa umatnya telah menjadi umat yang bobrok. Cerpen ini adalah sindiran terhadap laku keagamaan masyarakat luas yang 'menyimpang' pada waktu yang belum jauh berselang dari terjadinya tragedi 1965.

Namun akibat penerbitan Cerpen yang bikin heboh umat ini, Ki Panji Kusmin dituduh telah melakukan penodaan terhadap agama karena mempersonifikasikan Tuhan, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. 

Tanpa ampun lagi H.B. Jassin selaku penanggung jawab majalah itu dibawa ke pengadilan dan dipaksa untuk mengungkap siapa sebenarnya Ki Panji Kusmin. H.B. Jassin menolak untuk mengungkap jati diri Ki Panji Kusmin.

Untuk itu ia dituntut Pengadilan Tinggi Medan dan divonis in absentia berupa kurungan selama satu tahun dan masa percobaan dua tahun. Dan sampai saat ini pun identitas dari Ki Panji Kusmin tidak terungkap dan dibawa hingga ke liang lahat oleh H.B. Jassin.


5. Imam Sayuti alias Tebo

Suatu hari, pada 1970 hiduplah sepasang suami - istri Fai dan Nasikah di lereng Gunung Watungan, Desa Wuluhan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. 

Fai bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya membantu mencari kayu di hutan Ambulu. Masih pengantin baru, konon mereka belum sempat berhubungan suami - istri, Fai pergi ke kota untuk bekerja di proyek. Fai pun pamit untuk jangka waktu lama.


Ternyata, baru tiga hari pamitan, ‘Fai’ pulang lagi menemui Nasikah. (Dipercaya sebagai gendruwo atau makhluk halus. Postur, cara bicara, suara, dan perilakunya persis Fai, sang suami asl ). Nah, si gendruwo yang menyamar sebagai Fai ini kemudian menyetubuhi Nasikah.

Nasikah, wanita desa itu, tenang-tenang saja karena menganggap 'laki - laki' itu suaminya yang sah. Bulan ketujuh Nasikah hamil, Fai palsu pamit. Datanglah Fai yang asli. 

Maka gegerlah sudah keluarga baru ini. Untung saja, ulama terkemuka di Ambulu meminta Fai untuk bersabar karena istrinya tidak selingkuh. Ada pesan atau isyarat spiritual yang terjadi dengan istrinya.

Lalu, lahirlah bayi penuh rambut di tubuh dengan bintik-bintik merah. Orang tuanya memberi nama Imam Sayuti. Tapi laki-laki kekar ini diberi nama gaib, Tebo, sesuai dengan petunjuk 'dari langit'. Tebo kemudian diasuh oleh pasangan suami - istri ini layaknya anak mereka sendiri.

Sosok ini cukup menarik perhatian ketika Tebo dititipkan oleh manajer Wahana Misteri (Penyelenggara pameran yang berkaitan dengan hal-hal gaib) pada tahun 1990 dan menjadi bintang pameran di sana. Akhirnya kontroversi keberadaan sosok ini merebak.

Tentu suatu hal yang ganjil jika ada makhluk alam lain bisa 'bersetubuh' dengan manusia dan melahirkan manusia 'gado - gado'. Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih ilmiah untuk membuktikan keberadaan 'makhluk' ini.


6. Perobek Bendera Belanda di Hotel Oranje

Peristiwa 10 November 1945 tentu tidak lepas dari dipicunya oleh salah satu peristiwa yang paling heroik, yaitu perobekan bendera Belanda di atas Hotel Oranje. Kisah ini dipicu oleh berita bahwa di Hotel Oranje di Tunjungan telah dikibarkan bendera Belanda merah-putih-biru oleh Mr Ploegman. 

Tentu saja hal tersebut tidak diterima oleh para arek-arek Suroboyo yang merasa pengibaran bendera tersebut dianggap sebagai penghinaan sebagai bangsa yang merdeka.



Pada akhirnya Mr. Ploegman dibunuh oleh seorang pemuda yang mendekati dirinya tanpa ia ketahui dan menusukkan pisaunya bertubi-tubi. Pada saat itu Mr. Ploegman menghadapi ribuan massa di depan hotel yang menuntut penurunan bendera triwarna tersebut. Teriakan untuk menurunkan bendera kian membahana.

Sejumlah pemuda telah membawa tangga untuk naik ke atap hotel, terdapat 8 sampai 10 pemuda. Dari atap ada yang naik ke tiang bendera dalam gemuruh teriakan, lalu bagian biru bendera itu pun dirobek, dan jadilah kini 'Sang Merah Putih' yang berkibaran di angkasa.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang menjadi perobek bendera tersebut? Dalam kondisi yang sangat kacau dan penuh massa, tentu tidak mudah bagi para saksi sejarah untuk mengetahui secara pasti siapakah yang melakukannya.


7. Penulis Buku Darmogandhul

Mungkin di antara karya-karya sastra kuno berbahasa Jawa, kitab Darmogandhul adalah salah satu sastra Jawa yang sangat kontroversial. Selain isinya banyak memutarbalikkan ajaran agama tertentu, juga kitab ini sarat dengan sejumlah keganjilan-keganjilan sejarah sebenarnya.



Walaupun menggunakan latar belakang kisah runtuhnya Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak Bintara, namun kisah Darmogandhul mencuatkan hal-hal yang tidak masuk akal pada zamannya. Hal ini didapati pada untaian kisah berikut:


… wadya Majapahit ambedili, dene wadya Giri pada pating jengkelang ora kelar nadhahi tibaning mimis, …

Maksudnya: Pasukan Majapahit menembak dengan senapan, sedangkan pasukan Giri berguguran akibat tidak kuat menerima timah panas. 

Apakah zaman itu sudah digunakan senjata api dalam berperang? Hal tersebut tidak mungkin sebab senjata api baru dikenal sejak kedatangan bangsa Eropa ke bumi Nusantara. 

Darmogandhul ditulis setelah kedatangan bangsa Eropa, bukan pada saat peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak Bintara.

Lalu siapakah sebenarnya penulis kitab ini? Sampai saat ini belum ada yang bisa menunjukkan secara pasti siapakah pengarang kitab 'ngawur' ini. Namun dari sejumlah analisis tulisan dan latar belakang sejarah dalam kitab itu, Darmogandhul ditulis pada masa penjajahan Belanda.

Penulis Darmogandul bukan orang yang tahu persis sebab-sebab keruntuhan Majapahit yakni Perang Paregreg yang menghancurkan sistem politik dan kekuasaan Majapahit, juga hilangnya pengaruh agama Hindu. 

Kitab Darmogandhul diduga hanya produk rekayasa sastra Jawa yang dipergunakan untuk kepentingan penjajah Belanda.

Sumber :
markasberita.com
READ MORE»

Surga Dunia di Negeri Indonesia Tercinta

Indonesia memiliki banyak tempat yang terletak di ketinggian dan mempunyai keindahan yang sangat sayang apabila dilewatkan. Dan berikut ini beberapa lokasi di Indonesia yang layak didaki, baik gunung maupun non gunung. Dijamin tidak akan menyesal walau setelahnya lelah mendera.


1. Gunung Lawu, Jawa Timur

Gunung dengan ketinggian 3.265 mdpl ini terletak diantara perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mendaki Gunung Lawu dapat dilalui lewat 3 jalur: Cemoro Sewu, Cemoro Kandang danJalur Srambang.


Di awal perjalanan kamu bisa menemui hutan pohon pinus. Juga pemandangan seperti negeri diatas awan di beberapa titik. Di trek menuju puncak cukup banyak terdapat jalan landai untuk kamu menarik nafas. Trek sebenarnya dimulai setelah pos 3. Tapi pemandangan indah dipuncak Lawu pasti bisa membayar kelelahanmu.



2. Puncak Jaya, Papua

Inilah gunung tertinggi dan jadi tempat yang paling layak kamu daki. Puncak Jaya berada di ketinggian 4.844 mdpl. Gunung ini merupakan satu - satunya gunung di Indonesia yang puncaknya diselimuti salju abadi. Puncak Jaya menjadi tujuan pendakian idaman bagi banyak pendaki dalam dan luar negeri.



Untuk mendaki Puncak Jaya kamu mesti berpayah-payah menaklukkan medan yang berat. Stamina yang kuat juga menjadi keharusan untuk menghadapi alam yang ganas. Nabire, menjadi tempat strategis sebagai awal untuk menggapai Puncak Jaya. Dari situ kamu bisa menyewa pesawat perintis untuk mengantarkanmu ke basecamp pendakian.



3. Gunung Rinjani, Lombok

Gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini memiliki ketinggian 3.762 mdpl. Keindahan gunung Rinjani sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.


Butuh waktu 7 hingga 10 hari dengan perjalanan dari kota asalmu masing-masing untuk tuntas mendaki Rinjani. Namun semua kelelahan akan terbayar dengan keindahan Rinjani dan damainya Danau Segara Anak.

Perjalanan di medan yang cukup berat akan terbayar lunas setelah kita sampai di puncak. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen - Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari.



4. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur

Gunung Kelimutu sangat tersohor dengan danau tiga warnanya. Gunung ini juga masuk sebagai salah satu gunung dari 5 gunung di Indonesia yang memiliki jalur pendakian terindah.




5. Gunung Kerinci, Sumatera

Gunung ini dikenal sebagai gunung berapi tertinggi di Sumatera. Kerinci juga menjadi gunung tertinggi kedua di Indonesia setelah puncak gunung di Papua.


Berada pada ketinggian 3.805 mdpl, melalui puncaknya kamu bisa melihat keindahan kota Jambi, Bengkulu dan Padang. Gunung Kerinci memiliki kawah yang berisi air jernih serta Danau Bento, yang terletak di sebelah timur. Danau Bento merupakan rawa air tawar tertinggi di Sumatera. Mendaki kesini akan setimpal kan dengan keindahannya.



6. Gunung Semeru, Jawa Timur

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini jadi makin terkenal karena film 5 cm. Semeru adalah gunung yang wajib kamu daki minimal sekali di dalam hidupmu.


Semeru menawarkan banyak pemandangan cantik. Di etape pertama kamu akan disuguhi keindahan danau Ranu Kumbolo. Kemudian disusul dengan magisnya hamparan Lavender di Oro-Oro Ombo. Dalam perjalanan menuju puncak pun kamu akan tetap disuguhi pemandangan yang indah. Sunrise di puncak tertinggi Pulau Jawa pasti ingin membuatmu kembali.



7. Anak Gunung Krakatau, Selat Sunda

Kalau pernah nonton film Krakatoa pasti tahu betapa dahsyatnya ledakan gunung ini dahulu. Bahkan sampai bisa memisahkan Sumatera dan Jawa.

Gunung dengan ketinggian 230 meter di atas permukaan laut ini merupakan anak dari erupsi "Sang ibu" gunung Krakatau pada tahun 1883.


Keindahan alam yang ditawarkan di pulau ini bukan hanya Gunung Anak Krakatau saja. Saat menginjakkan kaki disini, kamu akan disuguhi oleh hamparan pasir pantai berwarna hitam. Pasir pantai yang berwarna hitam merupakan pasir vulkanik yang berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau, yang masih aktif meletus hingga sekarang.



8. Gunung Merbabu, Jawa Tengah

Gunung yang terletak di Jawa Tengah ini memiliki ketinggian 3.142 mdpl. Untuk menuju puncak Merbabu kamu bisa melalui 4 jalur yaitu Thekelan, Cuntel, Wekas dan Selo.


Pendakian gunung Merbabu akan memanjakan matamu. Jika kamu memilih jalur pendakian via Selo kamu bisa menemui padang savana yang mirip bukit di film Teletubies.




9. Gunung Merapi, Jawa Tengah

Gunung berapi teraktif di dunia ini menawarkan keindahan yang unik saat didaki. Terutama setelah meletus pada tahun 2010 lalu.


Sepanjang perjalanan kamu akan merasa seperti dibawa ke dunia lain, dunia yang berselimut pasir dan kering. Tapi ketenangan di camp Pasar Bubrah dan serunya perjuangan melawan pasir dan kerikil menuju puncak Merapi pasti tidak akan bisa terlupakan.



10. Gunung Ungaran, Jawa Tengah

Gunung Ungaran kerap dikenal sebagai "Gunung untuk pemula" karena ketinggiannya yang tidak begitu ekstrim, hanya sekitar 2050 mdpl.


Mendaki Gunung Ungaran kamu akan dimanjakan dengan suasana hijau perkebunan teh dan dinginnya udara. Jalur pendakian akan dimulai dengan jalan landai, namun berubah menjadi cukup menantang setelah trek kebun teh.

Dibutuhkan kurang lebih 4 jam untuk sampai ke puncak. Sebagai hadiah, kamu bisa melihat sunrise indah dari Tugu Banteng.



11. Kawah Ijen, Banyuwangi Jawa Timur

Kawah Gunung Ijen, di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur sangat cocok didatangi bagi kamu para pecinta alam. Jalan kaki yang harus ditempuh pengunjung berjarak tiga kilometer dari pos akhir Paltuding melalui jalan setapak yang berpasir. Tapi pemandangan yang menanti sangatlah indah.


Menariknya, Gunung Ijen pernah menghasilkan lava yang berwarna kebiruan. Ini disebabkan oleh tingginya kadar sulfur yang dihasilkan oleh kawah yang masih aktif ini.



12. Bukit Penanjakan Bromo, Jawa Timur

Lewat bukit Pananjakan kamu bisa melihat pemandangan Gunung Bromo. Tinggi bukit ini 2.770 mdpl, lebih tinggi dari Gunung Bromo yaitu 2.329 mdpl.


Menuju Pananjakan, kita harus melewati gurun pasir yang menguji kemampuan kaki. Untuk mendaki bukit Pananjakan kamu memerlukan waktu sekitar 2,5 jam dari basecamp pendakian Cemorolawang. Saat cuaca bersahabat, kita bisa mendapatkan pemandangan Matahari terbit yang sangat cantik.



13. Bukit Kars Kepulauan Wayag, Raja Ampat 

Siapa sih yang nggak kenal dengan keindahan dan eksotisme Raja Ampat? Gambar-gambar indahnya raja Ampat sudah sangat sering mampir di mata kita.


Bukit Wayag, adalah bukit karst yang layak kamu daki untuk mendapatkan pemandangan indah ini. Pendakian bukit karst yang menantang hanya akan memakan waktu 15 - 20 menit, tapi medan karst yang licin bisa menyulitkanmu. Namun percayalah, pemandangan seindah ini akan membuatmu lupa akan rasa lelah di kaki dan lengan.



14. Kepulauan Seraya Kecil, Flores

Pulau kecil yang bernama Seraya Kecil ini terletak disekitar Labuan Bajo, Flores. Untuk menikmati pemandangan indah seperti di surga, kamu perlu mendaki bukit kecil di belakang Resort Seraya Island Bungalow.


Inilah yang akan kamu dapatkan. Gabungan savana, keindahan cahaya Matahari plus pemandangan pantai dan Pulau Komodo.



15. Mercusuar Pulau Lengkuas, Belitung

Lewat mercusuar di Pulau Lengkuas seperti gambar dibawah ini, kamu bisa mendapatkan pemandangan 3 pulau kecil di sebelah barat Tanjung Kelayan, Kepulauan Belitung.


Dari mercusuar yang sudah tidak digunakan ini, kamu bisa menikmati indahnya bebatuan dan jernihnya air laut dari ketinggian. Duh, disuruh daki 1000 anak tangga juga rela deh kalau kayak gini pemandangannya.



16. Gardu Pandang Pulau Rambut, Kepuluan Seribu, Jakarta 

Pulau Rambut sebenarnya bukan didesain sebagai tujuan wisata. Melainkan cagar alam bagi burung-burung liar. Berjarak 30 menit dari Jakarta dengan menggunakan kapal nelayan sewaan, di Pulau Rambut kamu bisa menemukan berbagai spesies burung.


Diperkirakan ada sekitar 20.000 - 50.000 burung tinggal di pulau ini. Mendaki gardu pandang Pulau Rambut seakan terbayar dengan keindahan dan kicauan burung. Tapi tetap ingat ya, lokasi ini adalah cagar alam. Jadi jangan rusak habitat burung-burung itu.



17. Grojogan Sewu, Karanganyar, Jawa Tengah

Objek wisata Tawangmangu terkenal dengan air mancurnya yang sejuk. Untuk mencapai tempat ini kamu perlu mendaki anak tangga yang cukup terjal dan tinggi.


Tapi semua akan terbayar dengan kesegaran air dari mata air alami. Dan dinginnya suasana pegunungan di kaki Gunung Lawu. Jangan khawatir kelaparan, banyak pedagang yang siap menjajakan dagangan mereka sebagai pengganjal perut. Jangan lupa juga nikmati sate kelinci khas Tawangmangu.



18. Mendaki Puncak Borobudur

Adalah suatu keharusan bagi kamu yang baru pertama kali ke Borobudur untuk mendaki candi ini hingga ke puncak. Dalam perjalanan menuju puncak kamu akan melewati tiga masa dalam kepercayaan Budha.


Kamandhatu (masa penuh nafsu di dunia), Rupadhatu (dunia yang sudah bebas hawa nafsu) dan Arupadhatu (dunia para dewa). Di puncak Borobudur kamu bisa melihat pemandangan Matahari terbit dan Matahari terbenam yang indah. Kebayang dong gimana magisnya suasana Matahari terbenam plus arca-arca raksasa di sekitarmu.



19. Gunung Sikunir, Dieng, Jawa Tengah

Gunung Sikunir punya ketinggian 2.350 meter diatas permukaan laut. Disini, kamu bisa menikmati indahnya suasana Matahari terbit plus sensasi dingin angin dataran tinggi Dieng.


Tidak perlu khawatir bersusah payah untuk sampai ke puncaknya. Karena puncak Gunung Sikunir hanya berjarak 8 km dari Dieng. Untuk mencapai puncak gunung ini kamu bisa berjalan kaki dari Dieng sekitar pukul 03.30 dini hari. Selain menyambut Matahari terbit, Gunung Sindoro juga bisa kamu lihat dari puncak Sikunir.



20. Makam Imogiri, Bantul, Yogyakarta

Makam raja-raja Mataram ini memiliki anak tangga yang saaangaaat banyak. Konon jumlahnya bisa mencapai 409 anak tangga.


Di Makam Imogiri kamu bisa menjadi saksi mata perkembangan kebudayaan Jawa - Mataram yang kental dengan percampuran antara budaya Jawa dan Bali.
READ MORE»
Copyright 2011 Madeincopas - Editor Theme MadeincopaS - Editor premium onthespot